• Beras Putih Bebas Gula  (Glikemik Indeks Rendah)
Diabetes mellitus merupakan penyakit yang ditakuti banyak orang. Maklum, dari tahun ke tahun jumlah penderitanya terus meningkat. Indonesia saat ini menjadi negara peringkat Ke EMPAT dengan jumlah penderita diabetes mellitus atau kencing manis terbesar di dunia. Para penderita tersebar mulai dari wilayah perkotaan hingga ke pedesaan.

Total penderita diabetes mellitus di Indonesia berdasar data WHO, saat ini sekitar 8 juta jiwa, dan diperkirakan jumlahnya melebihi 21 jiwa pada tahun 2025 mendatang. Jumlah tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara peringkat keempat penderita diabetes terbesar setelah Shina, India, dan Amerika.

Penyakit ini adalah penyakit di mana tubuh penderita diabetes tidak mampu mengendalikan tingkat glukosa dalam darah. Penderita mengalami gangguan metabolism distribusi gula sehingga tubuh tidak dapat memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup, atau tidak mampu menggunakan insulin secara efektif sehingga gula dalam darah berlebihan.

Oleh karena itu, penderita Diabetes sering kali membatasi konsumsi nasi karena beras dituding sebagai pangan hiperglikemik, padahal beras mempunyai kisaran indeks glikemik yang luas. Hal ini disebabkan karena kurangnya informasi mengenai arti dan manfaat indeks glikemik dan kurangnya kesadaran dari masyrakat itu sendiri untuk mengkomsumsi makanan sehat serta kebiasaan yang jarang membaca nutrision fact yang tercantum di kemasan.

Dan hal ini juga di perparah dari para produsent beras dimana product mereka bisa kita temui pasaran bebas , baik pasar tradisional maupun pasar modern di swalayan seperti :

  1. Dengan mengkamuflasekan sebuah merek dengan penyakit . padahal product mereka adalah product beras organic biasa yang kemungkinan varietasnya dari jenis pandan wangi atau IR 64 yang masih mengandung kadar gula antara 0.29 sd 0.35 serta tidak di cantumkan tingkat indeks glikemik pangan beras tersebut pada product mereka, dimana ideks glikemik pangan itulah yang sangat mempengaruhi respon kadar gula trehadap karbohidrat dari para penderita diabetes
  2. Mencantumkan indeks glikemik rendah tanpa ada bukti lulus uji coba dan certificate IG rendah dari laboratorium yang diakui pemerintah
  3. Beras poni India yang diklaim sebagai beras khusus bagi penderita diabetes pada dasarnya tidak pernah mencantumkan certificate indeks glikemik pangan pada kemasannya dan dari data yang di peroleh di internet beras tersebut mempunyai indeks glikemik sedang (IG 60) yang dimana tidak sesuai dengan anjuran para pakar nutrisi dan dokter diabetes yaitu mengkonsumsi beras ideks glikemik rendah

Pada tahun 2010 Ir. Elisa Dewiyanti A. Dipl.Bus. Melakukan Riset selama 1 tahun untuk mendapatka beras sehat buat komunitas Diabetes ,Dalam percobaan tersebut Beras yang diambil adalah dari bibit terbagus kemudian diolah dengan menggunakan teknology sehingga menghasilkan beras yang bebas gula dan Indeks Glikemik rendah.

Beras tersebut akan sangat bermanfaat bila di konsumsi oleh para penederita Diabetes, Pradiabetes, Hyperglikimia, Hipotyroidisme, menoupause serta obesitas.

Beras HOTEL adalah satu satunya beras DIABETES pertama di Indonesia yang di uji coba secara ilmiah di Labratorium yang terkenal dan di akui pemerintah Indonesia seperti Sucofindo dan Institut Pertanian Bogor dimana beras Hotel terbuti mendapatkan sertifikat Bebas GULA dari Sucofindo Dan Bebas Pestisida/ Free Chemist Dan Indeks Glikemik rendah dari Institut Pertanian Bogor.

Indeks Glikemik : Arti dan Manfaat

Indeks glikemik ditemukan pada awal tahun 1981 oleh Profesor  David J.A. Jenkins, M.D., Ph.D., D.Sc, seorang Profesor Gizi pada Universitas Toronto, Canada. Indeks Glikemik adalah tingkatan pangan menurut efeknya terhadap kadar gula darah. Dengan kata lain Indeks Glikemik adalah respon glukosa darah terhadap suatu asupan makanan.

Pada penelitiannya, dalam Indeks Glikemik Pangan, menunjukan bahwa karbohidrat yang berbeda akan memberikan efek berbeda pada kadar gula darah dan respon insulin, walaupun diberikan dalam jumlah (Gram) sama.

Fakta dari penelitian yang ditujukan kepada  para penderita diabetes tersebut , menunjukan  bahwa untuk jangka menengah penggantian karbohidrat yang memiliki IG tinggi dengankarbohidrat yang memiliki IG rendah akan memperbaiki pengendalian gula darah

Nilai /angka Indeks Glikemic Tunggal terbagi menjadi 3 :

  • Tinggi     : Bila Nilainya sama atau lebih dari angka 70 ,
  • Sedang    : Bila Nilainya sama  dari 55 s/d 69 ,
  • Rendah   :  Bila Nilainya di bawah angka  55

Manfaat Indeks Glikemik Rendah

Bila Anda memiliki Diabetes, Kolesterol tinggi,  Kegemukan (Obesitas)dan Penyakit Degeneratif lain, Anda perlu membatasi makanan ber-indeks tinggi.Beberapa manfaat kesehatan dari diet ber-indeks glikemik rendah:

  • Mencegah dan mengelola diabetes. Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition (Juli 2002) menyimpulkan bahwa makanan ber-indeks glikemik tinggimeningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. Penelitian ini juga menyarankan penderita diabetes untuk menerapkan diet rendah indeks glikemik, dengan tetap mewaspadai pengaruh makanan tinggi lemak.
  • Mencegah kanker. Artikel lain dalam jurnal yang sama menyebutkan adanya korelasi antara makanan tinggi indeks glikemik dengan kenaikan risiko kanker kolorektal, kanker payudara dan mungkin juga kanker ovarium dan prostat. Dr Atkins dalam New Diet Revolutionmenyebut hubungan antara kanker dengan indeks glikemik yang didasari oleh fakta bahwa sel kanker “mendapatkan makanan dari gula.” Buku itu juga menyebutkan bahwa penderita kanker payudara lebih mungkin untuk selamat dan kurang mengalami kekambuhan jika tingkat insulin tubuh mereka lebih rendah.
  • Penyakit jantung. Risiko penyakit jantung meningkat sejalan dengan total kolesterol tubuh Anda. American Journal of Clinical Nutrition juga melaporkan bahwa diet rendah indeks glikemik mengurangi kolesterol jahat dan trigliserida dalam waktu satu bulan. Diet tersebut sekaligus mengurangi risiko infark miokard fatal.
  • Menurunkan obesitas. Makanan dengan indeks glikemik rendah menciptakan rasa kenyang yang lebih besar dan bertahan lebih lama. Karena rasa lapar baru muncul lagi beberapa jam kemudian

Tulis review

Please login or register to review

Beras Putih Bebas Gula (Glikemik Indeks Rendah)

  • Merek: Hotel
  • Kode Produk: BRBG0
  • Ketersediaan: Tersedia
  • Rp70.000,00


Related Products

Beras Merah Organik

Beras Merah Organik

Manfaat Beras Merah dan Kandungan NutrisiBuat kesehatanDi antara berbagai jenis beras yang ada di In..

Rp65.000,00

Beras Hitam Organik

Beras Hitam Organik

Beras Hotel Hitam Organik adalah beras yang di kenal sebagai Super FOOD oleh para ahli dan penelit..

Rp40.000,00

Beras Slyp Super Organik

Beras Slyp Super Organik

Beras Hotel Putih Permium Kepala Slyp Super Merupakan kombinasi dari bibit padi gunung pilihan yang ..

Rp95.000,00

Tags: beras organik